Cara Menulis Artikel Yang Baik & Benar Untuk Pemula

Cara Menulis Artikel Yang Baik & Benar Untuk Pemula
Gambar oleh StockSnap dari Pixabay

Bagi seorang penulis atau memiliki hobi ngeblog dengan berbagai jenis tulisan perlu mengetahui bagaimana cara menulis artikel yang baik dan benar. Untuk aktivitas blogging sendiri artikel sering kali menjadi sarana penting untuk berbagi informasi, menyebarkan gagasan, dan memicu diskusi tentang berbagai topik sedang trending.

Dalam penulisan sebuah artikel biasanya memiliki struktur yang terdiri dari judul, pendahuluan, isi atau pokok bahasan, dan kesimpulan.

A. Artikel itu ada apa saja ?

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh para blogger adalah menulis tetang sesuatu yang tidak di bidang nya sehingga setelah selesai menulis satu artikel berikut nya mentok, hal ni disebabkan tidak sesuai bidang yang dikuasai.

Olehkarena itu sebelum menulis artikel idealnya tentukan jenis artikel yang akan kita tulis, berikut jenis artikel yang bisa sobat pilih untuk menulis.

1. Artikel Berita (News Article)

Situs berita menjadi salah satu media bacaan bagi banyak orang untuk mengipdate peristiwa atau informasi terbaru. Biasanya situs berita memuat artikel yang memberikan informasi terbaru tentang peristiwa atau kejadian penting yang terjadi. Biasanya berisi fakta-fakta utama dan ditulis dengan gaya yang objektif.

2. Artikel Feature (Feature Article)

Berikutnya yang kedua ada jenis artikel feature yang lebih mendalam dan kreatif, sering kali menggali lebih dalam tentang suatu topik atau peristiwa. Artikel ini bisa lebih panjang dan mencakup latar belakang, analisis, serta pendapat pribadi penulis.

3. Artikel Opini (Opinion Article)

Sebelumnya kami telah menjelaskan secara details tentang “Cara Menulis Opini Untuk Media Cetak Dan Media Online” jenis artikel opini di mana penulis mengemukakan pendapat atau pandangannya terhadap suatu isu atau topik tertentu. Artikel ini cenderung lebih subjektif dan berisi argumen atau analisis pribadi penulis.

4. Artikel Ilmiah (Scientific Article)

Biasanya artikel ilmiah terbit di jurnal ilmiah dan berisi hasil penelitian atau eksperimen yang dilakukan oleh ilmuwan atau peneliti. Artikel ini memiliki struktur khusus, seperti abstrak, metodologi, hasil, dan diskusi.

5. Artikel Pendidikan (Educational Article)

Sebagai contoh Blog ini sendiri, yang mana tergabung dalam jenis blog pendidikan yang mana artikel yang ditulis dengan tujuan untuk mengajarkan atau memberikan pengetahuan kepada pembaca tentang suatu topik tertentu.

6. Artikel Pariwisata (Travel Article)

Bagi anda yang hobi traveling jenis artikel satu ini cocok untuk anda tulis dan tuangkan di media online maupun offline. Biasanya artikel  pariwisata yang memberikan informasi, panduan, atau pengalaman tentang destinasi wisata tertentu, termasuk tips perjalanan, aktivitas, dan atraksi yang dapat dikunjungi.

7. Artikel Gaya Hidup (Lifestyle Article)

Perlu bakat khusus karena jenis artikel satu ini biasanya membahas berbagai aspek kehidupan sehari-hari, seperti kesehatan, kecantikan, makanan, mode, dan hobi.

8. Artikel Teknologi (Technology Article)

Contoh simple dari artikel ini misalnya blog yang mereview gadget misalnya. Artikel jenis tekno membahas perkembangan terbaru dalam bidang teknologi, termasuk perangkat keras, perangkat lunak, inovasi, dan tren teknologi.

9. Artikel Hiburan (Entertainment Article)

Berita selebriti dan selebgram atau mengviral di tiktok dan youtobe, artikel ini berfokus pada industri hiburan, seperti film, musik, seni pertunjukan, dan selebriti.

10. Artikel Pemasaran (Marketing Article)

Tidak mudah mencari referensi tulisan atau artikel yang berbagi ilmu marketing yang pas dan cocok. situs dengan artikel marketing biasanya membahas strategi pemasaran, iklan, branding, dan aspek lain dari dunia bisnis.

11. Artikel Motivasi (Motivational Article)

Apabila anda seorang motivator disarankan menulis jenis artikel satu ini. Artikel yang bertujuan untuk memberikan inspirasi, motivasi, dan dorongan positif kepada pembaca. Dalam contoh yang sering mimin liat biasanya medsos yang tiap hari update motovasi melalui quote.

12. Artikel Tutorial (Tutorial Article)

Sering sekali kita bertanya di mesin pencari google tentang cara ini dan cara itu, hasil yang ditampilkan adalah situs yang berisi artikel dan memberikan panduan langkah demi langkah tentang cara melakukan sesuatu, seperti membuat suatu karya seni, memasak resep tertentu, atau mengatasi masalah tertentu.

13. Artikel Humor (Humor Article)

Biar tidak kaku hidup ini harus ada tertawanya, jenis komedi atau sesuatu yang lucu seoerti meme misalnya. Artikel jenis ini ditulis dengan tujuan menghibur pembaca melalui penggunaan humor dan lelucon.

B. Artikel itu seperti apa?

Bentuk artikel memiliki ragam bentuk dan ciri khas tergantung pada jenis dan tujuan artikel di terbitkan. Namun, secara umum, artikel memiliki struktur yang terdiri dari beberapa bagian penting. Setidaknya seperti tulisan ini yang mengandung komponen-komponen umum yang ada dalam sebuah artikel.

1. Artikel Harus Memiliki Judul (Title)

Bagian pertama artikel yang memberikan gambaran singkat tentang isi artikel dan tujuannya. Judul harus menarik perhatian pembaca dan menggambarkan dengan jelas topik yang akan dibahas.

2. Selanjutnya Memiliki Komponen Pendahuluan (Introduction)

Bagian ini memberikan latar belakang tentang topik artikel, memperkenalkan isu atau permasalahan yang akan dibahas, dan menarik minat pembaca untuk terus membaca. Pendahuluan juga bisa mencakup pernyataan tujuan penulisan artikel.

3. Komponen Utama yaitu Isi (Body)

Bagian utama artikel yang mengandung informasi, analisis, argumen, atau pandangan terkait dengan topik yang sedang dibahas. Isi artikel biasanya terbagi menjadi beberapa paragraf atau bagian, masing-masing membahas aspek yang berbeda.

4. Komponen Subjudul (Subheadings)

Dalam artikel yang lebih panjang atau kompleks, subjudul digunakan untuk membagi isi menjadi bagian-bagian yang lebih terorganisir. Subjudul membantu pembaca untuk menavigasi dan memahami struktur artikel dengan lebih baik.

5. Argumen dan Bukti (Arguments and Evidence)

Artikel yang bersifat informatif atau analitis akan mengandung argumen atau pendapat yang didukung oleh bukti, data, kutipan, atau referensi yang relevan. Ini membantu memperkuat pandangan yang diungkapkan dalam artikel.

6. Komponen Analisis (Analysis)

Dalam artikel yang bersifat analitis, penulis bisa menyajikan analisis mendalam tentang isu atau topik tertentu. Analisis ini bisa berupa penjelasan mengenai dampak, penyebab, implikasi, atau perbandingan berbagai sudut pandang.

7. Kesimpulan (Conclusion)

Bagian ini merangkum poin-poin penting yang telah dibahas dalam artikel dan memberikan kesimpulan atau penutupan terhadap topik tersebut. Kesimpulan juga bisa berisi pemikiran terakhir atau rekomendasi, tergantung pada jenis artikelnya.

8. Sumber dan Referensi (Sources and References)

Jika artikel mengandung informasi, data, atau kutipan dari sumber lain, maka bagian ini akan mencantumkan daftar sumber referensi yang digunakan penulis.

9. Gambar dan Grafik (Images and Graphics)

Bisa di bilang komponen pendukung agar isi artikel lebih tajam sertakan gambar atau ilustrasi. Dalam artikel online atau cetak, gambar, grafik, atau ilustrasi bisa digunakan untuk memperjelas konsep, data, atau informasi yang disajikan dalam artikel.

C. Cara membuat atau menulis naskah artikel ?

Berikut langkah-langkah membuat naskah artikel yang terstruktur untuk memastikan artikel tersebut memiliki isi yang jelas, terorganisir, dan mudah dipahami oleh pembaca. Simak panduan langkah demi langkah untuk membuat naskah artikel dibawah ini.

1. Pilih Topik yang Relevan

Pertama langkah yang anda lakukan adalah menentukan topik yang ingin Anda bahas atau tulis. Pastikan topik tersebut relevan, menarik, dan memiliki makna bagi target audiens Anda.

2. Penelitian dan Kumpulkan Informasi

Kemudian lakukan penelitian mendalam untuk mengumpulkan informasi, data, kutipan, dan referensi yang diperlukan untuk mendukung tulisan Anda sehingga anda sudah menguasai topik yang akan di buat dalam artikel. Pastikan sumber-sumber yang Anda gunakan adalah terpercaya dan relevan.

3. Tentukan Tujuan dan Pesan

Langkah ketiga yaitu menentukan tujuan utama dari artikel. Apakah kita ingin memberikan informasi, mendiskusikan isu tertentu, mengajukan pendapat, atau memberikan panduan? Pastikan pesan yang ingin kita sampaikan jelas dan terfokus dan tidak bertele-tele.

4. Buat Rangkaian Isi Artikel

Selanjutnya tentukan struktur utama artikel yang hendak di tulis, termasuk judul, pendahuluan, isi, dan kesimpulan. Rencanakan bagaimana Anda akan membagi isi artikel menjadi subjudul atau bagian-bagian yang terorganisir contoh nya bisa kalian lihat daftar isi dari tulisan ppgim.com ini kurang lebih seperti itu.

Tujuannya agar memudah kan kita saat mengisi artikel di setiap rangkaian artikel.

5. Tulis Pendahuluan

Saat nya memulai menulis isi dari artikel, mulailah artikel Anda dengan pendahuluan yang menarik perhatian pembaca. Berikan gambaran tentang topik yang akan Anda bahas dan mengapa itu penting.

6. Tulis Isi Artikel

Setelah pendahuluan dalam contoh pada tulisan ini paragraf pembuka, pada tahapan ini tulislah isi artikel dengan jelas dan terstruktur.

Bagi artikel menjadi beberapa paragraf atau bagian yang membahas aspek yang berbeda. Pastikan setiap paragraf memiliki fokus dan kohesi yang baik.

7. Sajikan Argumen dan Bukti

Agar lebih padat jika artikel mengandung argumen atau analisis, pastikan setiap argumen didukung oleh bukti, data, atau kutipan yang relevan. Jelaskan dengan rinci dan kaitkan argumen dengan tujuan artikel.

8. Tulis Kesimpulan

Jangan lupa di akhir tulisan menyajikan kesimpulan yang merangkum poin-poin utama yang telah sobat bahas dalam artikel. Berikan pemikiran akhir atau rekomendasi, jika sesuai.

9. Edit dan Perbaiki

Tahapan ini semacam verifikasi, cek ulang setelah menulis naskah artikel, lakukan proses editing untuk memeriksa kesalahan tata bahasa, ejaan, dan kejelasan. Perbaiki kalimat yang ambigu atau kurang jelas.

10. Tambahkan Ilustrasi (Jika Diperlukan)

Jika anda memiliki ahli dalam jasa desain dan memerlukan ilustrasi, gambar, grafik, atau tabel untuk memperjelas konsep atau data, tambahkan elemen-elemen visual ini dengan hati-hati.

11. Periksa Kembali

Penting kroscek kembali sebelum artikel dipublikasikan atau disebarkan, periksa kembali keseluruhan naskah untuk memastikan semuanya terlihat dan terdengar baik. Pastikan artikel memiliki alur logis dan mudah dibaca dan difahami.

12. Daftar Sumber (Jika Diperlukan)

Jika Anda suka menulis pastinya anda juga suka membaca untuk mendapatkan referensi, saat menggunakan sumber-sumber referensi, pastikan mencantumkan daftar sumber dengan benar di bagian akhir artikel.

13. Publikasikan atau Bagikan

Tahapan final setelah naskah artikel selesai, saatnya mempublikasikan di platform yang sesuai, seperti blog, media sosial, atau media cetak. Pastikan untuk mempromosikan artikel agar bisa diakses oleh target audiens Anda.

D. Apa tujuan dari artikel?

Tujuan dari artikel bermacam-macam tergantung pada jenis dan konteksnya. Artikel dapat memiliki berbagai tujuan yang mencakup informasi, analisis, opini, atau hiburan. Silahkan simak dibawah ini adalah beberapa tujuan umum dari artikel

  • Memberikan Informasi
  • Menganalisis Isu atau Topik
  • Mengemukakan Pendapat (Opini)
  • Memberikan Edukasi
  • Menghibur
  • Menginspirasi atau Memotivasi
  • Mengkritik atau Mengomentari
  • Mempromosikan atau Beriklan
  • Mendebat atau Membuka Diskusi
  • Memberikan Panduan atau Petunjuk
  • Mengubah Persepsi atau Memahami

E. Akhir Kata terkait Cara Menulis Artikel

Naskah artikel dapat bervariasi dan seringkali bergantung pada kebutuhan dan tujuan penulis serta harapan dari target audiens. Sekian yang dapat kami informasikan semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian, jika ada kekurangan kami mohon di koreksi.